Di beberapa pantai di gugusan pulau ini ada ayunan kayu yang ditancapkan di pasir atau digantung di pohon yang miring ke arah laut. Kedengarannya sepele sampai kamu sampai di sana: ini titik yang bikin semua orang akhirnya menghabiskan setengah jam, dengan laut biru di belakang dan tidak ada orang lain di dalam frame.
Ada di pulau-pulau sebelah utara, di beberapa pantai Peleng, dan di samping beberapa homestay, dibuat sendiri oleh keluarga pemiliknya. Murah atau bahkan gratis, dan memang begitulah cara orang di sini menghabiskan sore, di sela dua kali berenang.
Kami selipkan sebagai titik singgah di rute antar pulau, biasanya sore menjelang senja waktu cahayanya bagus.