Kalau jalan sendiri, liburan ke Kepulauan Banggai menghabiskan kira-kira Rp 400.000–1.200.000 per orang per hari di lokasi, belum termasuk tiket pesawat. Paket lima hari dengan pemandu yang sudah termasuk semuanya mulai Rp 7.350.000 per orang. Pos terbesar justru tiket pesawat ke Luwuk. Setelah sampai, tiket kapal mulai Rp 55.000 dan semalam di homestay di bawah Rp 250.000.
Berikut semua angka yang biasa kami sampaikan ke tamu, diperbarui untuk 2026: pesawat, kapal, kamar, makan, motor, tiket masuk, dan pemandu, plus perbandingan total biaya jalan sendiri dan ikut paket untuk satu orang, berdua, dan rombongan empat orang.
Biaya liburan ke Kepulauan Banggai sekilas (2026)
| Gaya | Per orang per hari di lokasi | 5 hari, per orang |
|---|---|---|
| Backpacker: homestay, kapal umum, warung, motor | Rp 400.000–600.000 | Sekitar Rp 2.500.000 |
| Mandiri nyaman: hotel di Luwuk, homestay AC, satu hari perahu carter | Rp 800.000–1.200.000 | Sekitar Rp 5.000.000 |
| Paket private dengan pemandu, rombongan empat, semua termasuk | Rp 1.470.000 | Mulai Rp 7.350.000 |
| Paket private, berdua | Rp 1.950.000 | Mulai Rp 9.750.000 |
Tiket pesawat ke Luwuk, pos yang sulit ditekan
Dari Jakarta, Surabaya, maupun Bali, hampir semua rute ke Luwuk transit di Makassar, lalu lanjut dengan Batik Air Makassar–Luwuk sekitar 75 menit; belum ada penerbangan langsung. Harga tiket Makassar–Luwuk naik-turun mengikuti musim dan seberapa mepet Anda memesan, dengan puncaknya saat libur sekolah Juni–Agustus dan dua minggu sekitar Lebaran. Kalau bisa, beli perjalanan dari kota asal sampai Luwuk dalam satu tiket. Kalau terpaksa beli terpisah, sisakan jeda transit yang longgar atau menginap semalam di Makassar, karena tiket terpisah yang ketinggalan sambungan jadi tanggungan Anda sendiri. Ingat juga, kapal dari Luwuk berangkat selepas makan siang, jadi mendarat pagi pun biasanya tetap harus menginap semalam di kota.
| Rute | Waktu | Catatan |
|---|---|---|
| Bali → Makassar | Sekitar 1,5 jam | Beberapa maskapai per hari |
| Jakarta → Makassar | Sekitar 2,5 jam | Banyak per hari |
| Makassar → Luwuk (LUW) | Sekitar 75 menit | Batik Air, kira-kira 4 kali sehari; rute yang paling dulu penuh |
| Palu → Luwuk | Sekitar 70 menit | Pesawat baling-baling Wings Air |
| Bandara Luwuk → kota | 20 menit, Rp 50.000–65.000 | Taksi atau Grab |
Pilihan rute dari Jakarta, Bali, dan kota lain kami bahas lengkap di cara menuju Luwuk Banggai.
Ongkos kapal dan speedboat
| Penyeberangan | Tarif | Waktu |
|---|---|---|
| Luwuk → Peleng (Leme-Leme), kapal kayu | Sekitar Rp 55.000 | Sekitar 2 jam, siang menjelang sore setiap hari |
| Luwuk → Salakan, feri | Sekitar Rp 75.000 | 3,5–4 jam, sore |
| Luwuk → Banggai Laut, feri ASDP | Mulai Rp 130.000; kabin + sekitar Rp 200.000 | Sekitar 8 jam, tiba malam |
| Tobing (Peleng) → Kota Banggai, speedboat bersama | Sekitar Rp 80.000 | 30 menit |
| Speedboat carter Luwuk → Peleng | Rp 1.500.000–4.000.000 pulang-pergi per kapal | Sekitar 1 jam |
| Perahu kecil ke pantai (Oyama, Tanjung Gundul) | Rp 50.000–150.000 per perahu | 10–15 menit |
| Sehari penuh perahu, pantai dan terumbu | Rp 500.000–1.000.000 per perahu | Dibagi semua penumpang |
| Speedboat ke Mbuang-Mbuang | Sampai Rp 4.000.000 pulang-pergi per kapal | 2 jam sekali jalan |
Speedboat carter jauh lebih hemat kalau dibagi rombongan. Carter Rp 2.000.000 yang dibagi empat berarti Rp 500.000 per orang untuk penyeberangan satu jam yang bisa berangkat kapan saja, sedangkan kalau sendirian Anda menanggung seluruh ongkosnya. Kapal kayu umum tetap Rp 55.000 per orang.

Harga kamar per malam
| Jenis | Per malam | Di mana |
|---|---|---|
| Homestay kampung, kipas | Rp 150.000 | Peleng, kampung-kampung Banggai Laut |
| Homestay kampung, AC, sering dengan makan | Rp 200.000–250.000 | Luk Panenteng, Leme-Leme |
| Penginapan atau wisma | Rp 250.000–350.000 | Salakan, Kota Banggai |
| Hotel kecil | Sekitar Rp 500.000 | Kota Banggai (Hotel Banggai) |
| Hotel hemat Luwuk | Mulai Rp 345.000 | Hotel Kota, RedDoorz |
| Hotel menengah Luwuk | Rp 500.000–900.000 | Swiss-Belinn, Santika, Estrella |
| Camping di Paisu Pok | Rp 35.000 | Lewat homestay |
Hampir tidak ada penginapan di pulau yang terdaftar di aplikasi pemesanan hotel, makanya kepulauan ini seolah tidak punya tempat menginap. Pemesanan dilakukan lewat WhatsApp atau langsung di tempat. Nama, nomor kontak, dan pulau mana yang paling cocok untuk menginap ada di panduan penginapan di Kepulauan Banggai.

Makan, motor, tiket masuk, dan hal-hal kecil
| Item | Biaya |
|---|---|
| Makan di warung, ikan bakar dan nasi | Rp 20.000–40.000 |
| Makan malam di restoran Luwuk | Rp 60.000–120.000 |
| Air mineral 1,5 l | Rp 6.000–10.000; lebih mahal di pulau |
| Sewa motor, per hari | Rp 100.000–150.000 |
| Mobil dengan sopir, per hari | Rp 1.000.000–1.500.000 |
| Tiket masuk Danau Paisu Pok | Rp 5.000; parkir Rp 3.000–10.000 |
| Kano / paddleboard / alat snorkeling di danau | Rp 30.000 / 100.000 per jam / 50.000 |
| Tiket Air Terjun Piala | Rp 5.000–10.000 |
| Tiket Pantai Poganda | Sekitar Rp 10.000 |
| Kartu Telkomsel dengan kuota | Rp 50.000–100.000 di Luwuk |
Dua contoh anggaran lima hari
Mandiri, satu orang, Luwuk dan Peleng
| Item | Rp |
|---|---|
| Taksi bandara pulang-pergi | 120.000 |
| 1 malam hotel hemat Luwuk | 345.000 |
| Kapal Luwuk ↔ Peleng | 110.000 |
| 3 malam homestay dengan makan malam | 650.000 |
| Motor 3 hari | 400.000 |
| Tiket danau, kano, tiket pantai | 50.000 |
| Makan dan air, 5 hari | 600.000 |
| Air Terjun Piala dan sehari taksi di Luwuk | 200.000 |
| Total di lokasi | Sekitar 2.475.000 |
Artinya kurang dari Rp 500.000 per hari, dan isinya sudah lengkap: Paisu Pok di pagi hari, laguna, Poganda, dan gua-gua kalau Anda dapat pemandu. Banggai Laut belum masuk hitungan ini; kalau ditambahkan sendiri, lima hari biasanya jadi tujuh karena perlu waktu tambahan untuk penyeberangan dan hari naik perahu.
Dengan pemandu, rombongan empat, Banggai Laut dan Peleng
Paket lima hari kami Rp 7.350.000 per orang untuk rombongan empat, Rp 9.750.000 per orang kalau berdua, dan Rp 13.250.000 kalau sendiri. Harga itu sudah mencakup jemputan bandara, mobil pribadi selama perjalanan, feri dengan kabin, speedboat Tobing, semua perahu ke pantai, empat malam di penginapan dan homestay, makan tiga kali sehari, dan semua tiket masuk. Di luar paket: tiket pesawat ke Luwuk, minuman di luar jam makan, sewa paddleboard di danau, dan hotel malam terakhir di Luwuk.
Dibanding jalan sendiri, paket berpemandu kira-kira tiga kali lebih mahal per orang, tapi Anda mendapat Banggai Laut, terumbunya, capungan banggai, dan semua transfer yang sudah diurus, cukup dalam lima hari, bukan tujuh. Mana yang lebih cocok tergantung jatah cuti Anda dan seberapa Anda senang mengecek papan jadwal feri sendiri.
Paket Luwuk & Banggai: Air Terjun Biru & Snorkeling
Pos yang sering bikin boros
- Carter speedboat sendirian. Rp 2.000.000 untuk satu orang, padahal kapal kayu menempuh rute yang sama dengan Rp 55.000. Tunggu kapal umum atau cari tiga teman seperjalanan di pelabuhan.
- Transit mepet dengan dua tiket terpisah. Kalau penerbangan pertama terlambat, maskapai rute ke Luwuk tidak wajib menanggung apa-apa dan Anda harus beli kursi baru.
- Lewat Salakan untuk ke Paisu Pok. Ongkos feri lebih mahal, ditambah mobil tiga jam ke danau; totalnya sekitar Rp 500.000 lebih boros daripada kapal ke Leme-Leme lalu naik motor.
- Kehabisan uang tunai di pulau. ATM hanya ada di Luwuk, Salakan, dan Kota Banggai, jadi kalau uang habis, Anda harus bolak-balik setengah hari untuk menarik tunai.
- Salah pilih hari. Harga di hari Sabtu memang tidak naik, tapi danau penuh sesak, dan membayar Rp 100.000 per jam untuk paddleboard sambil antre jelas rugi.
Cara membayar
Siapkan uang tunai dalam pecahan kecil. Kartu debit atau kredit hanya bisa dipakai di hotel Luwuk dan bandara, hampir tidak di tempat lain. ATM BNI dan BRI di Luwuk bisa diandalkan, yang di Salakan dan Kota Banggai sering kosong menjelang libur, dan di kampung tidak ada sama sekali. Tarik semua kebutuhan perjalanan di Luwuk sebelum menyeberang, simpan di dua tempat berbeda, dan bawa pecahan Rp 20.000 dan Rp 50.000, karena homestay tidak bisa memberi kembalian uang merah saat sarapan.
Kalau lebih suka ikut paket, paket Kepulauan Banggai 5 hari adalah perjalanan pada contoh anggaran kedua di atas, sedangkan paket Luwuk dan Paisu Pok 4 hari yang lebih singkat punya rute serupa tanpa Banggai Laut.
Biaya ke Kepulauan Banggai: pertanyaan yang sering diajukan
Di lokasi, Rp 400.000–600.000 per hari untuk backpacker yang memakai homestay, kapal umum, dan motor, atau Rp 800.000–1.200.000 untuk perjalanan mandiri yang lebih nyaman. Paket private lima hari dengan pemandu, transportasi, kapal, kamar, dan makan mulai Rp 7.350.000 per orang untuk rombongan empat. Pesawat ke Luwuk selalu di luar itu.
Sekitar Rp 55.000 untuk kapal kayu ke Leme-Leme di Peleng, sekitar Rp 75.000 untuk feri ke Salakan, dan mulai Rp 130.000 untuk feri ASDP ke Banggai Laut, ditambah sekitar Rp 200.000 kalau memakai kabin. Kapal umum dibayar tunai di pelabuhan.
Rp 150.000 per malam untuk kamar kipas dan Rp 200.000–250.000 untuk AC, biasanya dengan makan malam atau semua makan. Penginapan di Salakan dan Kota Banggai Rp 250.000–350.000, Hotel Banggai sekitar Rp 500.000, dan hotel di Luwuk mulai Rp 345.000 untuk kelas hemat sampai Rp 900.000 kelas menengah.
Ya, setelah Anda tiba: kapal umum ke Peleng di bawah Rp 100.000, kamar di bawah Rp 250.000, dan makan di bawah Rp 40.000. Yang mahal justru perjalanan ke Luwuk, yang hampir selalu transit di Makassar, dan carter speedboat yang jutaan rupiah kecuali dibagi rombongan.
Paket private lima hari kami yang mencakup Banggai Laut dan Paisu Pok Rp 7.350.000 per orang untuk empat orang, Rp 9.750.000 untuk dua, dan Rp 13.250.000 untuk satu, termasuk antar-jemput bandara, mobil pribadi, semua kapal, empat malam akomodasi, makan tiga kali sehari, dan tiket masuk. Paket Luwuk dan Paisu Pok empat hari mulai Rp 5.250.000 per orang untuk empat.
Di Luwuk ada dan andal. Di Salakan dan Kota Banggai ada ATM yang kadang kosong. Di kampung, di Paisu Pok, dan di pantai tidak ada. Tarik semuanya di Luwuk sebelum menyeberang dan bawa pecahan kecil.

